Passive Income

Setiap rumah akan di tanami 1 batang pohon kurma bibit kualitas terbaik yang berasal dari Thailand dan terbukti cocok dengan iklim tropis.  Dinegerinya, kurma jenis KL1 terbukti sudah berbuah lebat dalam usia tanam 3 tahun. Pada masa awal belajar berbuah, pohon kurma menghasilkan sekitar 40-70 kg/pohon. Namun setelah itu dengan perawatan yang baik pohon kurma akan menghasilkan buah yang terus meningkat, bahkan bisa mencapai 500 kg/pohon.

Jika diasumsikan harga kurma KL1 Rp. 100.000/kg saja (faktanya bisa mencapai Rp. 300.000/kg) yang menjadi bagian pemilik rumah, dengan hasil panen rata-rata 100kg/tahun, maka setiap pemilik rumah akan memiliki passive income sebesar Rp. 10.000.000 (10 juta)/tahun. 

Uniknya lagi, produktifitas pohon kurma bisa mencapai 90 tahun. Luar biasa bukan.

Lalu, kepada siapa kurma di jual?

Nuansa Griya Kadumekar juga di lengkapi dengan koperasi yang akan membeli dan menjual kembali kurma milik penghuni serta melakukan bentuk usaha lain untuk menunjang kehidupan para penghuni kawasan. Sebagian keuntungan akan digunakan untuk membayar biaya sosial lingkungan (keamanan, kebersihan. penerangan dan perawatan).

Jadi selain berpotensi mendapatkan passive income, penghuni kawasan nuansa griya kadumekar juga tidak perlu mengeluarkan biaya-biaya tambahan lagi.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *